Mau ke Rinjani: Gimana Transport, Biaya dan Logistiknya?

IMG_20150802_175538_HDR_small2

Hai teman – teman pecinta pendakian, kali ini saya mau membahas tentang pendakian Rinjani (lagi). Keindahannya memang tak diragukan, tapi kalau mau kesana gimana caranya?? Ada beberapa teman yang bertanya, gimana caranya mendaki Rinjani? Kesanaya naik apa? Transportnya gimana? Logistik gimana? Dan yang paling penting biayanya berapa?

Buat saya, Rinjani adalah tempat yang jauh, meski ini kali kedua saya ke Lombok. Persiapan dan perencanaan perjalanan yang detail sangat diperlukan agar trip kita lancar dan menyenangakan.

Mendaki ke Rinjani hakikatnya kita menuju Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat. Buat orang yang tinngal di Pulau Jawa seperti saya tentu memikirkan beberapa cara menuju kesana. Ada beberapa pilihan untuk kesana baik darat, laut maupun udara. Saya mengkombinasikan antara perjalanan Darat & Udara, karena pertimbangan waktu.

Rencana Pendakian

garywornell.blogspot.com
Hiking equipment diambil dari garywornell.blogspot.com

Sebelum melakukan pendakian buat dulu rencana pendakian. Mau berapa hari mendaki, mau kemana aja, mau naik dan turun dimana. Sebagai contoh, saya merencanakan pendakian 4 hari 3 malam. Naik dari Sembalun dan turun juga di Sembalun. Hari pertama berangkat pagi-pagi banget dan harus bisa sampai di Plawangan Sembalun. Hari ke-2 dini hari Summit Attack. Hari ke-3 turun ke Segara Anak. Hari ke-4 balik ke Sembalun. Mungkin ada yang merencanakan ingin turun di Senaru/Torean. Ada juga yang yang mau ke Goa Susu dan Air terjun, dsb. Hal-hal seperti itu harus kita perhatikan banget. Perencanaan ini harus kita buat dan ikuti, karena terkait dengan perlengkapan pendakian dan logistik yang akan kita bawa nantinya. Selain itu terkait juga dengan baju ganti yang akan kita bawa. Buat yang gak terbiasa pake baju kotor berkeringat hal ini perlu diperhatikan.

Moda Transportasi

Transport_2
Transportasi udara dan darat

Untuk berangkat dan pulang kurang lebih sama, yang fluktuatif adalah harga tiket pesawat. Saya dapat harga yang berbeda dan lebih mahal, sejuta lebih 😦 . Jadi tinggal kaliin dua aja. Hitung sendiri totalnya berapa.

  • Solo-Surabaya

Bus (Eka, Mira, Sumber Kencono) 70K sampai di terminal Bungurasih. Perjalanan 6 jam. Dari Bungurasih ke Bandara Juanda naik Damri 25K, ditempuh sekitar 20 menit.

  • Surabaya-Lombok

Pesatwat (Lion Air, Citilink, dll) saya dapet 700K, ditempuh selama 1 jam.

  • Mataram-Sembalun

Sewa mobil 500K. Jika teman – teman memakai jasa porter, untuk sewanya bisa koordinaasi dengan porter. Perjalanan cukup lama, bisa memakan waktu 2-3 jam.

Sewa Porter

IMG_20150805_074505_HDR-copy
Porter

Saat itu saya menggunakan jasa porter, dengan berbagai pertimbangan. Bisa temen – temen baca di artikel saya sebelumnya disini. Biaya cukup murah 175K/hari (mungkin sekarang udah naik). Seorang porter bisa mem-backup dua pendaki. Perhitungan jasa porter dimulai saat kita mulai mendaki sampai turun sampai di titik awal pendakian. Untuk standard, pendakian biasanya 4 hari 3 malam.

Logistik

logistik-www.telusurindonesia.com
Logistik, diambil dari http://www.telusurindonesia.com

Beberapa teman ada yang bertanya, logistiknya gimana bang? Apa aja yang dibawa? Kebutuhan logistik sangat tergantung dari rencana pendakian dan porsi/selera makan pendaki itu sendiri. Ada yang mewah, biasa atau sederhana.

Yang dibawa apa aja bang? Ya lagi – lagi tergantung pribadi teman – teman. Style makan saya kan beda sama temen – temen. Hehehe. Untuk gambarannya kemarin saya membawa beras, mie instant/spageti, sarden, telor, minyak, roti, snack, biskuit, permen, gas, air mineral, kopi, gula, teh, sayuran, tempe, buah-buahan, bumbu-bumbu, garam, dll. Jumlahnya berapa? Ya tergantung, itung aja, misal sehari makan 3 kali, sekali makan kira – kira apa dan berapa, kaliin 4, kaliin lagi sama jumlah anggota tim. Pisahin antara makan berat dan snack/makanan ringan. Makanan ringan kita makan saat kita beristirahat sejenak di perjalanan, untuk menghela rasa lapar.

Setelah dihitung kok banyak yang dibawa? Ya bisa kita sesuaikan, lebih baik agak kelebihan sedikit daripada kehabisan perbekalan. Total untuk bertiga (include porter) selama 4 hari 3 malam, saat itu saya habis 500K.

Itulah sedikit gambaran biaya yang dihabiskan untuk mendaki Rinjani. Semoga bisa membantu. Itu pengalaman saya, bagaimana pengalamanmu? Silakan share di comment & have a nice trip πŸ˜€

NB:

  • Rincian biaya tsb adalah harga di Agustus 2015
  • Sebelum dan setelah pendakian, saya nginap di rumah porter di Sembalun, dekat Pos Basecamp TNGR. Gratis dan dijamu dengan ramah.
  • Kalau mau nyewa alat di porter + porternya komplit, kita tinggal bawa baju ganti & perlengkapan seadanya, badan sehat, kabarnya sekitar 3000K/orang (belum tiket pesawat)
  • Biaya di atas hanya sebagai gambaran dari pengalaman saya, bisa berubah sewaktu-waktu.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s